by

Dosen dan Peneliti Harus S3 Dalam CPNS

 

Presiden Joko Widodo sudah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 17 Tahun 2019. Melalui Keppres 3 Juli 2019 ini, pemerintah membuka kesempatan untuk lulusan S3 atau doktoral dengan batas usia sangat tinggi 40 tahun menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS) guna jabatan tertentu.

Pasang Iklan Gratis Hanya Di Sekolahkampus.id

Terkait urusan itu, jabatan-jabatan tertentu yang dimungkinkan untuk pelamar berusia maksimal 40 tahun tersebut terbuka untuk formasi: Dokter

  • Dokter Gigi,
  • Dokter Pendidik Klinis
  • Dosen
  • Peneliti
  • Perekayasa

Bagi jabatan Dokter dan Dokter Gigi memerlukan kualifikasi dokter spesialis dan dokter gigi spesialis.

Sedang posisi Dosen, Peneliti, dan Perekayasa kualifikasi yang ditetapkan: edukasi Strata 3 (Doktor). Terkait urusan ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) merasa perlu menyerahkan penjelasan berhubungan kualifikasi yang dibutuhkan supaya tidak memunculkan kesimpang-siuran pemahaman.

Melalui siaran pers Humas MenpanRB (10/9/2019) terdapat 5 pokok kupasan disampaikan berhubungan hal ini:

1. Usia 35 tahun ke bawah tidak mesti S3

Untuk meregistrasi pada jabatan dokter, dokter gigi, dokter pendidik klinis, dosen, peneliti dan perekayasa tidak mesti berpendidikan dokter/dokter spesialis atau doktor (S3), bila umur pelamar maksimal 35 tahun pada ketika mendaftar.

Khusus guna dosen, cocok UU mengenai Guru dan Dosen, edukasi minimal ialah S2 atau yang setara.

2. Kualifikasi S3 untuk pelamar 40 tahun ke atas

Persyaratan mesti berpendidikan paling tidak dokter/dokter gigi spesialis atau doktor (S3) diberlakukan hanya untuk pelamar pada jabatan dokter, dokter gigi, dokter pendidik klinis, dosen, peneliti dan perekayasa yang usianya lebih dari 35 tahun dan maksimal 40 tahun ketika melamar.

Kebijakan ini dipungut pemerintah guna memenuhi keperluan tenaga pada 6 jabatan itu dalam rangka menambah derajat kesehatan masyarat, serta menambah kualitas edukasi tinggi, hasil riset dan perekayasaan teknologi.

3. Masih mengerjakan finalisasi susunan CPNS 2019

Hingga saat ini Kementerian PANRB sedang mengerjakan finalisasi penetapan susunan untuk pengadaan CPNS 2019 pada instansi baik pusat maupun daerah.

Setelah penetapan formasi, masing-masing instansi yang mendapatkan susunan akan memberitahukan pengadaan CPNS di instansi masing-masing, yang antara lain bakal berisi: jabatan yang lowong dan bakal diisi, jumlah susunan untuk masing-masing jabatan, persyaratan untuk masing-masing jabatan (termasuk kriteria edukasi minimal), serta tata cara dan waktu pendaftaran.

4. Perkiraan jadwal pemberitahuan CPNS 2019

Pengumuman pengadaan CPNS 2019 akan diberitahukan sekitar akhir September/awal Oktober 2019, melalui website Kementerian PANRB dan situs instansi masing-masing.

5. Masyarakat diminta waspada terhadap penipuan

Di samping hal diatas, diingatkan untuk masyarakat supaya waspada terhadap bisa jadi terjadinya penipuan yang bersangkutan dengan pengadaan CPNS.

Dalam sistem seleksi yang diberlakukan sekitar ini, tidak ada seorang juga yang bisa membantu supaya seseorang bisa diterima menjadi CPNS. “Meskipun sudah diingatkan mengenai hal ini berkali-kali, masih saja ada anggota masyarakat yang tertipu. Hal ini tidak boleh sampai terjadi lagi,” ujar Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji menyelesaikan penjelasannya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed