by

Mahasiswa ITS Usung Desain Mobil Penyelamat Segala Medan

Sekolahkampus.id, Mahasiswa ITS Usung Desain Mobil Penyelamat Segala Medan  – Made, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa AC-SAR adalah desain mobil pencarian dan penyelamatan (SAR) yang mampu melaju di medan tidak mudah dan beragam yang ada di seluruh dunia. Desain mobil ini menggunakan uni-ball, yaitu beragam jenis ban dengan fungsi medan tidak sama yang berbentuk bola. “Teknologi uni-ball ini sesuai dipergunakan untuk mobil SAR karena bisa mendukung operasi di beragam medan,” katanya.

Dilansir dari laman ITS, made menyampaikan bahwa AC-SAR ini memodifikasi desain mobil pemenang tahun 2017 yaitu Audi ConverT oleh Jeon Min Woo dan Nam Dong Hoon yang adalah desain untuk mobil balap LeMans. Made menggunakan chassis atau tulang mobil dan teknologi uni-ball yang selanjutnya dimodifikasi sedemikian rupa agar menjadi mobil SAR. “Terdapat beberapa penyesuaian di bagian interior dan eksterior mobil agar bisa memenuhi fungsi dan standar sebagai mobil SAR di seluruh dunia,” ungkapnya.

Pasang Iklan Gratis Hanya Di Sekolahkampus.id

Made menyatakan bahwa terdapat pula desain pendukung lain untuk mempermudah misi SAR. Pertama, Quick Scan Diagnosis yang adalah teknologi untuk memperoleh hasil diagnosis cepat bagi korban yang terluka. Kedua, Reusable Tire yaitu ban mobil yang bisa kembali ke bentuk bola ketika dilepas atau diganti supaya bisa dipergunakan di misi lain.

Lanjut Made, terdapat juga Search Drone yaitu asisten multifungsi yang gesit dan fleksibel untuk menjangkau daerah tidak mudah juga bisa mengangkat Supa-Med Box atau kotak medis yang memuat semua kebutuhan korban. Terakhir, yaitu Electric Winch yang bermanfaat untuk men-support mobil apabila tersangkut di lumpur atau batuan, juga menawan korban ke tepi danau.

Terciptanya AC-SAR ini sendiri adalah buah dari keingintahuan nahasiswa asal Denpasar ini tentang dunia SAR. Menurut Pendapatnya, mobil SAR yang ada selama ini, didesain hanya untuk satu medan khusus agar kinerjanya optimal. Supaya membutuhkan model mobil dan spesifikasi yang tidak sama untuk tiap medan yang hendak ditempuh. Misalnya, mobil untuk misi di hutan tidak sama dengan di padang es.

Made memberi sampel pengaplikasian AC-SAR di medan yang nyata yaitu pada Gunung Batur, Bali. Di sana mempunyai beragam tipe medan yang berdekatan mulai dari bebatuan vulkanik, hutan, hingga tanah berlumpur. Ketika ada seorang petualang mengalami cedera dan butuh bantuan, mobil SAR biasa akan tidak mudah dan bisa memakan waktu berhari-hari. “Di sinilah AC-SAR itu berperan, operasi evakuasi bisa lebih efektif,” klaimnya.

Tidak hanya itu, lanjut pemuda kelahiran 1999 ini, AC-SAR yang mengaplikasikan prinsip upcycle tersebut mempunyai prinsip ramah lingkungan dan sustainable. Upcycle sendiri adalah pengalihan fungsi suatu produk atau desain yang pernah ada secara kreatif agar mempunyai nilai baru yang lebih dari desain sebelumnya. “Pemanfaatan desain lama ini bisa mengurangi limbah yang dihasilkan akibat produksi mobil yang sebelumnya,” terangnya.

Mahasiswa angkatan 2017 ini menyampaikan bahwa AC-SAR ini adalah paket lengkap yang mendukung dari segi ekonomi, sosial, dan lingkungan. Meski tidak berharap banyak bahwa desain ini bisa direalisasikan pada waktu dekat, tetapi beliau berharap bisa memberi inspirasi pada khalayak umum. “Semoga AC-SAR bisa menginspirasi individu lain untuk berkarya dan menuangkan ide liar lainnya,” tegasnya penuh harap. (ai/HUMAS ITS)

Visualisasi AC-SAR pada beragam medan dengan perubahan pada bannya

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed