by

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa dan AI -nisasi Indonesia (Bagian I)

Sekolahkampus.id Mencerdaskan Kehidupan Bangsa dan AI -nisasi Indonesia (Bagian I) –  Istilah mencerdaskan kehidupan bangsa mulai dikenal oleh bangsa Indonesia sejak kemerdekaan Indonesia 1945. Indonesia didirikan oleh pendiri bangsa dengan 4 tujuan, yaitu terkait kesejahteraan umum, keadilan sosial, perdamain dunia dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Mencerdaskan kehidupan bangsa walau sering disebut di bagian terakhir sejatinya merupakan pemungkin untuk ketiga tujuan lainnya.

Pasang Iklan Gratis Hanya Di Sekolahkampus.id

Makna cerdas akhir akhir ini mulai mencuat lagi setelah munculnya teknologi yang menyebabkan disrupsi dalam kehidupan keseharian kita. Artificial Intelligent, Internet of Things hingga big data adalah sekumpulan disruptor tersebut.

Indonesia dibawah komando Menristek/BRIN telah merencanakan pembuatan peta jalan AI Indonesia , bahkan telah membentuk team komite pengarah dan kelompok kerja untuk tujuan pembuatan Roadmap tsb.

Antara AI dan mencerdaskan kehidupan bangsa tentu bisa bisa saling kait mengkait. Pengkajian yang matang terkait tantangan bangsa dan penerapannya perlu dilakukan dengan seksama.

Mana tujuan, mana pemungkin (enabler) dan bagaimana ekosistem dibentuk perlu di lakukan dengan komprehensif dan terukur dengan baik.

AI tentu bukan tujuan, tetapi pemungkin untuk suatu pencapain sistem yang dibahas. Sistem yang dibahaspun akan bisa banyak. Negara, kota hingga desa dan pertanian itu merupakan system of system. Jika dibahas semua perlu banyak sumber daya, akhirnya akan muncul prioritisasi. Disinilah seninya team yang mempersiapkan Strategi Nasional AI .

Selain tentu penguatan pemahaman terkait AI serta sumber daya yang dibutuhkan sebagai enabler mencerdaskan kehidupan bangsa tersebut.

Interaksi kontekstual sistem yang menjadi prioritas dan enabler juga perlu dukungan ekosistem yang cukup untuk membangun sistem yang lebih utuh.

Intelligent perlu sensor untuk mengambil data (instrumented/IoT) dan juga perlu konektivitas (Interconnected), agar kinerja sistem bisa ditingkatkan. Lebih jauh juga orang dan budaya (people) , budaya hingga tata kelola.

Selanjutnya bagaimana dengan kebijakan dan anggaran? Jika ada prioritisasi tentu ada mobilisasi sumber daya.

Semoga team Strategi Nasional AI Indonesia dimudahkan dalam mengemban amanah dalam situasi virus corona saat ini.
Semoga tidak hanya menghasilkan kertas yang tidak ada ; plan do, chek and act; yang doable dan lebih pentingnya mencerdaskan kehidupan bangsa untuk kesejahteraan , keadilan dan perdamain dunia.

Suhono H Supangkat
Ketua Asosiasi Prakarsa Indonesia Cerdas

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed