by

Mengenal Aplikasi AirVisual, Aplikasi yang ‘Menghukum’ Jakarta Sebagai Kota Terpolusi di Dunia

Jakarta akhir-akhir ini kena tunjuk hidungnya gara-gara ditandai sebagai kota terpolusi di dunia. Hanya saja, yang menghukum Jakarta tersebut ternyata berasal dari sebuah aplikasi online yang dikenal sebagai AirVisual. Berdasarkan pantauan dari tim redaksi pagi ini 1 Agustus 2019, Jakarta memang masih tinggi polusinya.

Menurut World AQI atau indeks polusi sedunia, Jakarta menempati kategori unhealty dengan indek AQI sebesar 153.

Pasang Iklan Gratis Hanya Di Sekolahkampus.id

Bahkan dalam versi World AQI per tanggal 1 Agustus 2019, Jakarta menempati posisi nomor 2. Selisih tipis dengan nomor 1 dengan indeks 155.

Menggenal Aplikasi AirVisual
Menggenal Aplikasi AirVisual

Tetapi sebelum kita ikutan ‘menghukum’ Jakarta sebagai kota terpolusi, sebaiknya sobat sekolah/kampus seharusnya tahu aplikasi AirVisual itu apa dan cara kerjanya seperti apa.

AirVisual sendiri ternyata sudah berdiri tidak terlalu lama yaitu sekitar tahun 2015 yang didirikan oleh Yann Boquillod. Yann ini adalah seorang entrepreneur asal Perancis, dimana ketika dia ada di China, dia ingin menciptakan solusi untuk mengukur level polusinya. Karena dia ingin mengetahui seberapa aman tingkat udara di China yang waktu itu juga dikenal sangat berpolusi. Menurut aplikasi buatannya sendiri, pada hari ini di Shenyang, China termasuk terpolusi dengan menempati rangking 8 dengan indeks AQI sebesar 95.

AQI sendiri dikatakan sebagai indeks ukuran tingkat kualitas udara di suatu daerah. AQI ini akan dihitung menggunakan enam jenis polutan utama, yakni PM 2,5, PM 10, karbon monoksida, asam belerang, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.

Indeks AQI berada dari rentang 0 sampai 500, dimana semakin besar maka semakin tinggi tingkat polusinya. Skalanya dapat dijelaskan sebagai berikut:

– 0-50: kualitas udara bagus
– 51-100: kualitas udara moderat atau sedang
– 101-150: kualitas udara tidak sehat bagi orang yang sensitif
– 151-200: kualitas udara tidak sehat
– 201-300: kualitas udara sangat tidak sehat
– >301: kualitas udara berbahaya

Dengan mengacu kepada ukuran skala tersebut, Jakarta pada tanggal 1 Agustus 2019 termasuk kepada kategori kualitas udara tidak sehat karena berada di angka 153.

Yang menjadi pertanyaan buat para warganet adalah darimana mereka mendapatkan data-data tersebut. Apalagi mereka bukan perusahaan yang berbasis di negara Indonesia. Menurut sumber yang dihimpun oleh redaksi, ternyata diperoleh informasi bahwa data-data tersebut diambil dari stasiun pemantauan berbasis darat, yang umumnya merupakan stasiun pemantauan milik pemerintah atau stasiun pemantauan udara Pro AirVisual yang berbasis komunitas. Stasiun-stasiun itu mengukur dan melaporkan kualitas udara yang ditangkap oleh sensor fisik yang terpasang. Sumber data ini kemudian dicantumkan pada data yang aplikasi dan situs web AirVisual laporkan.

Di Indonesia, beberapa stasiun yang menjadi sumber data AirVisual berada di beberapa kota besar seperti di Jakarta, Ubud, Pekanbaru, Palembang, Samarinda dan lain-lain. Terkhusus Jakarta, stasiun-stasiun itu bertempat antara lain di Kedutaan Amerika Serikat, Pejaten, BSD, Rawamangun, Mangga Dua dan Pegadungan. Hal ini juga dapat dilihat sebaran dari beberapa titik di Jakarta.

Menggenal Aplikasi AirVisual
Menggenal Aplikasi AirVisual

Menurut laman yang disebutkan di area Jakarta tersebut, terlihat daerah yang berkontribusi besar untuk polusi adalah di wilayah Pegadungan, diikuti dengan Rawangun dan Pejanten Barat. Sobat sekolah/kampus yang berada di Jakarta dapat melaporkan apakah memang benar di daerah-daerah tersebut terasa tinggi polusinya?

Jika anda tertarik, silakan cek sendiri di aplikasi AirVisual yang konon katanya akan menyajikan data secara real time.

 

5 897

https://s.id/60izC

https://pin.it/urwcmbfo2de23d

https://www.plurk.com/p/nfa55v

https://www.scoop.it/topic/education-by-sekolahkampus/p/4109327661/2019/07/29/pendidikan-dan-individu-yang-lengkap

https://sekolahkampus.id

https://www.tipsandtrik.id

https://www.cakraimers.com

https://carijasa.website

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed