by

Pada tahun Ini Beasiswa JFL Akan Di Terima Mahasiswa Jabar

Sebanyak 1.697 mahasiswa di Jawa Barat (Jabar) berpeluang mendapatkan beasiswa Jabar Future Leaders (JFL) Tahun 2019 dari Pemerintah Provinsi Jawa (Pemprov) Jabar. Melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar, beasiswa itu diperuntukkan untuk warga Jabar yang sedang menempuh pendidikan jenjang S1, S2, dan S3 di universitas yang terdapat di Jabar. Pendaftaran beasiswa akan dimulai pada Senin (26/8/2019) ini sampai 8 September 2019.

Kadisdik Jabar, Dewi Sartika menuturkan, program JFL adalah upaya pemerintah untuk memfasilitasi penduduk Jabar yang mengenyam pendidikan di perguruan tinggi di distrik Jabar. Pemberian beasiswa ini bertujuan menyiapkan generasi muda Jabar sebagai calon pemimpin di masa depan. “Setiap mahasiswa nantinya menerima manfaat pertolongan biaya pendidikan serta program pembinaan dan pendampingan,” ucapnya, Senin (26/8/2019).

Pasang Iklan Gratis Hanya Di Sekolahkampus.id

Beasiswa JFL terbagi menjadi dua kategori, yaitu beasiswa prestasi akademis dan beasiswa prestasi non-akademis.

Kuota penerima beasiswa prestasi akademis, yaitu 1.312 mahasiswa. Terdiri dari empat jenis beasiswa, yakni beasiswa pendidikan penuh jenjang S1 sejumlah 705 mahasiswa, beasiswa pendidikan penuh jenjang S2 (157 mahasiswa), beasiswa pertolongan biaya pendidikan jenjang S3 (50 mahasiswa), dan beasiswa percepatan akses pendidikan tinggi jenjang S1 (400 mahasiswa).

Beasiswa pendidikan penuh jenjang S1 dan S2 serta beasiswa pertolongan biaya pendidikan jenjang S3 diperuntukkan untuk mahasiswa baru yang diterima di 10 universitas terakreditasi A yang sudah bekerja sama dengan Pemprov Jabar.

Ke-10 universitas tersebut, yaitu Intsitut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Pasundan, Universitas Islam Bandung, Universitas Telkom, Universitas Parahyangan, dan Universitas Presiden.

Khusus guna beasiswa pertolongan biaya pendidikan jenjang S3, terdapat satu ekstra universitas yang dapat mengikuti kelompok beasiswa tersebut, yaitu mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Sedangkan untuk beasiswa jenis percepatan akses pendidikan jenjang S1 dapat diikuti oleh mahasiswa dari 98 universitas yang terdapat di Jabar (terlampir).

“Jumlah tersebut tergolong 10 universitas yang sudah disebutkan. Adapun lama program beasiswa jenis percepatan akses pendidikan jenjang S1 ialah 1 tahun,” tuturnya.

Sedangkan kuota penerima beasiswa prestasi non-akademis sejumlah 385 mahasiswa yang terbagi menjadi 4 jenis. Antara lain, beasiswa prestasi keagamaan jenjang S1 sejumlah 135 mahasiswa, beasiswa prestasi keolahragaan jenjang S1 (85 mahasiswa), beasiswa prestasi kesenian jenjang S1 (85 mahasiswa), dan beasiswa prestasi jenjang keorganisasian jenjang S1 (85 mahasiswa). Ke-4 kelompok tersebut dapat diikuti oleh mahasiwa baru dan mahasiswa on going (berjalan). Lama program beasiswa untuk empat kelompok tersebut ialah 1 tahun.

Kemudian setelah melewati proses pendaftaran, akan dilaksanakan seleksi berkas oleh sistem pada 9 – 15 September 2019, dilanjutkan seleksi oleh perguruan tinggi pada 16 September sampai 4 Oktober 2019 dan seleksi oleh pemprov pada 7 – 18 Oktober 2019. “Setelah proses seleksi dilakukan, penerima beasiswa akan diberitahukan pada 21 Oktober 2019,” katanya.

Kadisdik menjelaskan, semua informasi tentang JFL 2019 dapat diakses melewati media sosial sah Disdik Jabar. “Secara khusus tentang JFL, dapat diakses pun di web resmi, yaitu beasiswa-jfl.disdik.jabarprov.go.id,” pungkasnya.

Dijadwalkan, Pemprov Jabar akan menyelenggarakan acara “Jabar Punya Informasi” (Japri) membicarakan Beasiswa JFL 2019 di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (26/8/2019) senja ini dan dihadiri Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dan Kadisdik Jabar

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed