by

Teknologi finger print untuk absensi di SMA Talenta Bandung

Murid-murid sekolah pasti pernah merasakan bagaimana rasanya diabsen untuk mengecek kehadiran murid apakah murid masuk ke sekolah apa tidak. Cara yang sudah menjadi tradisi di Indonesia bahkan hampir di seluruh negara biasanya dengan cara menyebut nama murid satu per satu untuk memeriksa kehadiran mereka. Namun di sekolah talent,  mereka menggunakan fasilitas finger print untuk mengecek kehadiran setiap murid yang datang ke sekolah sehingga mempermudah pekerjaan para guru. Finger print ini juga diterapkan di sekolah SMA Talenta Bandung, lebih tepatnya Taman Kopo Indah blok F.

Finger print ini memiliki banyak kelebihan dibandingkan pengecekan absensi manual, salah satunya yaitu terhindar dari kecurangan. Sistem absensi dengan cara yang tradisional sangat rentan dengan murid yang suka membolos, datang terlambat, serta titip absen karena guru tidak bisa mengawasi secara langsung kehadiran seluruh muridnya dengan jumlah yang banyak. Dengan menggunakan finger print sebagai absensi utama, maka murid tidak akan bisa memalsukan data kehadiran serta datang terlambat karena para murid sendirilah yang harus melakukan proses verifikasi dengan jari mereka sehingga tingkat kecurangan bisa diminimalisir. Selain itu,data absensi juga langsung masuk ke komputer, sehingga bisa langsung diolah untuk pembuatan laporan. Sehingga tidak akan membuang banyak waktu.

Teknologi finger print untuk absensi di SMA Talenta Bandung
Teknologi finger print untuk absensi di SMA Talenta Bandung

Finger print di SMA Talenta menggunakan teknologi biometrik. Biometrik adalah metode untuk mengindentifikasi atau mengenali seseorang berdasarkan karakteristik fisik atau perilakunya. Pilihannya beragam, mulai dari sidik jari, pola wajah, pola suara hingga lapisan iris dari mata. Dan di SMA Talenta system biometric yang digunakan ialah absensi sidik jari. Teknologi ini menggunakan mesin dengan bantuan software untuk mengisi data kehadiran suatu komunitas,kelompok meupun instansi yang menggunakannya.

Teknik pembacaan sidik jari dilakukan dengan cara scanning lalu disimpan dalam format digital pada saat registrasi atau enrollment atau pendaftaran sidik jari. Setelah itu, rekaman sidik jari tersebut diproses dan dibuatkan daftar pola fitur sidik jari yang unik. Pola fitur sidik jari yang unik tersebut kemudian disimpan dalam memory atau database. Pola sidik jari yang unik ini disebut dengan istilah minutiae. Pada saat identifikasi, pola minutiae tersebut kemudian dicocokkan dengan hasil scan sidik jari.

Teknologi finger print untuk absensi di SMA Talenta Bandung
Teknologi finger print untuk absensi di SMA Talenta Bandung

Alat absensi sidik jari maupun sensor sidik jari yang digunakan untuk keperluan lain seperti akses kontrol mempunyai beberapa tehnik pembacaan sidik jari. Ada optis , Ultra sonik , Kapasitans , Thermal. Di SMA Talenta teknik pebacaan sidik jari yang digunakan adalah menggunakan pembacaan secara optik. Dengan teknik ini, pola sidik jari direkam atau discan dengan menggunakan cahaya. Alat perekam (fingerprint scanner) yang digunakan adalah berupa kamera digital. Tempat untuk meletakkan ujung jari disebut permukaan sentuh (scan area). Di bawah scan area, terdapat lampu atau pemancar cahaya yang menerangi permukaan ujung jari. Hasil pantulan cahaya dari ujung jari ditangkap oleh alat penerima yang selanjutnya menyimpan gambar sidik jari tersebut ke dalam memori.

Begitulah teknologi finger print yang menggunakan teknologi biometrik yang ada di SMA Talenta. Dan sampai hari ini, alat tersebut masih digunakan untuk mengecek kehadiran murid setiap harinya dengan baik.

 

Kontributor :

Kho Carswell Nathanael

Siswa SMP – SMA Talenta – Lulusan Tahun 2019

Mahasiswa ITHB Angkatan 2019

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed